VIRAL !!!! Jokowi saat pidato salah cara pengucapan al-fatihah Menjadi Al-fateka



Assalamualaikum Warahmatullah…
Selamat datang di Anak Santri Channel Saluran YouTube tentang islam, berisi tentang ceramah Agama, murottal Al-Qur’an, Keindahan islam, Motivasi islam, berita islam dan yang lainnya.
Semoga dengan adanya saluran ini, hidup kita bisa menjadi lebih baik dari pada waktu yang lalu dan bisa bermanfaat bagi kita semua. aamiiin !!!
Silahkan share dan bagikan video kami kepada sahabat, keluarga dan orang-orang yang kita cintai di jalan Allah Ta’ala.
Wassalamualaikum Warahmatullah.

======================================================

Jokowi saat pidato salah cara pengucapan al-fatihah Menjadi Al-fateka
Jokowi saat pidato salah cara pengucapan al-fatihah Menjadi Al-fateka
Jokowi saat pidato salah cara pengucapan al-fatihah Menjadi Al-fateka

====================================================
Please Like, Coment And Subscribe

source

Loading...

47 thoughts on “VIRAL !!!! Jokowi saat pidato salah cara pengucapan al-fatihah Menjadi Al-fateka

  1. Robby Kdf Chanel October 13, 2018 at 9:23 am

    Yg bikin naskah siapa ?

  2. Andriyanto Wahyu October 13, 2018 at 9:23 am

    Kocak kocak pidato apa baca korang

  3. faridhazzam October 13, 2018 at 9:23 am

    kontol jokowi anjing

  4. puji yulio October 13, 2018 at 9:23 am

    president salah di umbar ke publik, ketika presiden salah apa anda sudah betul.

  5. Mahfudz Fauzi October 13, 2018 at 9:23 am

    Saya orang jawa, memang ucapan al fatihah diucapkan al fatekah sering kali saya dengar mungkin saya sendiri pernah melafalkan al fatekah, dan ternyata salah karena maknanya sangat berbeda (marilah kita rubah dan jangan minta pemakluman, apalagi tersinggung karena dialek jawa kita), hanya Allah yang maha tahu dan maha pengampun. Bisa mendatangkan murka Allah kalau kita menolak hidayah/masukan yang benar. Tetapi jagalah ucapan munafik, kafir bisa kembali pada anda (ada haditsnya). Wake up saudaraku muslim, silakan beda pilihan, sampaikan dengan kesantunan dan jagalah ukhuwah Islamiyah.

  6. Dede Kosasih October 13, 2018 at 9:23 am

    Sesungguhnya setiap muslim pasti bisa mengucapkan alfatihah..

  7. Lee Jun October 13, 2018 at 9:23 am

    Kirain mengajak rakyat ganti alfatihah menjadi alfateka.
    Klo yg begini mah namanya keseleo lidah.
    Semua org pernah keseleo lidah.
    Biasa saja yg beginih mah.
    Cuma dibesar2kan saja.

  8. Deden Adly October 13, 2018 at 9:23 am

    Takap saya pak polisi …. Jokowi di benci habib rizikk demi allah… Tolong piralkan saya saya mau di penjara… Habib rizik benci presiden jokowi dodo. Di doakan di arab supaya jokowi kalahhhh

  9. Aris Suryanto October 13, 2018 at 9:23 am

    Kalo ada ginian baru pada nongol.. Di video nyi ratna kok kagak ada yaaaa yg brni komen wkwkwkkwkw

  10. rezagaming vlog 474 October 13, 2018 at 9:23 am

    hayo pendukung no 1 klo udh liat video ini mau bilang apa ? 😂😂😂😂

  11. Alwan 20 October 13, 2018 at 9:23 am

    Ampun dah yg beginian masih aja ada yg bela ,,dia salah ngomong bukan sekali ini aja ,, b*go kok dipelihara,, semoga Allah tunjukkan siapa dia sebenarnya,,,
    Lebih baik mengatakan yg salah dari pada membela yg salah,,,
    yang benar ikuti makhroj bukan logat 🙂

  12. Jang izall October 13, 2018 at 9:23 am

    Muslim bukan sih???

  13. Glugud Barudo October 13, 2018 at 9:23 am

    Banyakan orang jawa emang gitu,, banyak kyai sepuh d desa juga ucapan terdengar Fateha/fatekah. Saya sih netral itu salah. Tp mau menyalahkan ya gak pantes, ingat unggah ungguh. Ckup dibenarkan dlm hati kita sja..

  14. Ade Alfandi October 13, 2018 at 9:23 am

    Assalamualaikum antum kan channel anak santri bersikaplah layak nya anak santri yg beradab.
    Al imam fudhail bin iyadh mengatakan jika saya mempunyai doa yg mustajab, maka akan aku persembahkan doa tersebut kepada pemimpin. Mengapa beliau lebih memilih doa mustajab nya untuk pemimpin bukan bagi dirinya sendiri, karena jika doa mustajab itu dia berikan kepada pemimpin maka yg akan mendapatkan manfaat nya adalah seluruh rakyat nya. Allahualam

  15. Sodik Wae October 13, 2018 at 9:23 am

    Org jawa mbah2 juga malah gitu…
    Aksen bacaannya tapi mujarab doa nya.
    Yo kayu ku yo kayumu…. "🙏
    Semellahirohman rokiim….."
    Wolo wolo kuwato…. "
    Tapi membaca nya dgn tulus niat iklas.
    ALLOH maha tau, dn maha srmpurna… 🙏

  16. Jajang Jaelani October 13, 2018 at 9:23 am

    ayo jawab kepada semua pendukung Jokowi….!!!!??
    kenapa Jokowi baca nya Al fateka????? jawab para cebong

  17. yudha apriyansyah October 13, 2018 at 9:23 am

    tolol

  18. santuso jahit October 13, 2018 at 9:23 am

    Alfatekah adalah cara ucap orang jawa yg lidahnya sulit meniru bahasa arab maka jgan di permasalahkan islam bisa menerima adat budaya setempat jd cukupkan

  19. santuso jahit October 13, 2018 at 9:23 am

    Jgan menilai orang lain dg kejeleknmu tp nilailah dirimu sendiri bukanya agamamu mengajarkan itu apakah nabi muhammad sebagai rosul pernah mengajarkan untuk menjelekkan orang lain

  20. Wahyu Hidayat October 13, 2018 at 9:23 am

    ibarat nahkoda kapal tidak bisa bawa kapal pasti akan tenggelam.dan bagaimana dg penumpangnya.negri ini klw imam nya salah bagaimana dg nasib rakyatnya dan makmumnya astagbiruwlloh

  21. David Adrian October 13, 2018 at 9:23 am

    mknya jgn bnyak dibuat buat, tll bnyak pencitraan sih… Uwwooooo

  22. Anton Anton October 13, 2018 at 9:23 am

    Maluuuu gua..

  23. A.R Pradipta October 13, 2018 at 9:23 am

    Kampret sudah brani mnghina aksen jawa. Kurang ajar

  24. M.Azril Guzhairon October 13, 2018 at 9:23 am

    Allah telah membuka semuanya Alhamdullah ya Allah terima kasih…

  25. Heri Putranto October 13, 2018 at 9:23 am

    Orang jawa ya gitu

  26. Ahmad Munzir October 13, 2018 at 9:23 am

    Kan keliatan bodohnya, semuanya di dalilin semua di komentarin 😔😔😔

  27. Yt Rintik October 13, 2018 at 9:23 am

    Yg ngupload nya ngaji dulu lah

    Alfateka
    Alfateha

    Semua maknanya sama
    Knapa jokowi mengucapkan alfateka karna itu dari derahnya atau bhsanya

    Setiap guru sedikit beda dari ucapan atau pun yg lainnya
    Tetapi intinya mh tetap Ke Allah

  28. Hasbi Herdani October 13, 2018 at 9:23 am
  29. Tri Yulian October 13, 2018 at 9:23 am

    BBM naik 12 kali gmana neh..buset…gaji yang di turunin wahai pekerja dewan pemerintahan…bukan bbm yang di naikin..lagian percuma naik gaji wahai dewan..kerja nya aja mangkir..molor saat sidang..parahhh

  30. Tri Yulian October 13, 2018 at 9:23 am

    lah iya ya..alfateka

  31. Ardhi Ardhi October 13, 2018 at 9:23 am

    Mungkin itu versi ceboooooooong wkwkwk

  32. Hasbi Abduh October 13, 2018 at 9:23 am

    Naudzubillah .. sebutan surat yg paling agung aja gak tauu ?? Beginikah calon pemimpin ??

  33. Anti Penjilat October 13, 2018 at 9:23 am

    Pak presiden anda salah,harusnya alfateha bukan alfateka,
    Yang belain ngomong wajar orang jawa,saya juga jawa bro, beliau presiden kita pernah bicara lahawlawalkuwaata jadi lakaalalalaljakaa itu bahasa jawa???…
    Salah ya salah,harus dibenerin bukan di les biar keliatan bener, kritikan untuk sesama muslim itu wajib!!!!….

  34. hendri ktng October 13, 2018 at 9:23 am

    Yang 1 Al Fatihah
    Satu lagi Nabi Besar kita Muhammad sallahualaihiwsalam, kan salah, aduh aduh Pak Pak, gerogi opo piye pak.

  35. Ceo Ahmadi October 13, 2018 at 9:23 am

    Sebelum al fateka jkw mengucapkan "mengirimkan fatihah" !, hmmm jd "al fateka" itu disengaja atau tidak ? Jika tidak disengaja/silat lidah , apa penyebabnya? Lalu saya ingin tahu di text pidatonya apa? k4n jkwi pidatony text dan itu bs mempengaruhi, bs sj di text salah ketik/tulis , jika salah ketik/tulis siapa yg membuatnya ? Kesalahan disengaja atau tidak? Semua jadi jadi ????????,

  36. Bambang Hernawan October 13, 2018 at 9:23 am

    Kisah Wali yang Tidak Fasih Bacaan Fatihahnya

    Ada ustadz muda ingin berguru kepada Syaikh Abu Said Abul Khair, seorang tokoh sufi yang terkenal karena karomahnya. Rumah guru sufi itu terletak di tengah-tengah padang pasir. Ketika ustadz muda itu tiba di rumahnya, Syaikh Abul Khair sedang mengaji. Pada waktu Syaikh Abul Khair membaca Surat Al-Fatihah, saat itulah ustadz muda ini kurang puas dengan makhraj bacaan al-Qur’an Abul Khair, yang dinilainya kurang fasih.

    “Bagaimana mungkin ia seorang sufi terkenal, makhraj bacaan Al Fatehahnya saja tidak bagus, bagaimana mungkin aku bisa menjadi muridnya?” guman ustadz muda itu yang berniat mengurungkan niatnya untuk berguru kepada Syaikh Abul Khair.

    Setelah itu, ustadz muda itu pergi tanpa permisi. Namun, begitu ia keluar, ia langsung dihadang oleh seekor singa padang pasir yang buas. Singa itu mengaum dengan kerasnya seperti hendak memangsa ustadz muda tersebut. Karena ketakutan, ustadz muda itu mundur. Akan tetapi di belakangnya juga ada seekor singa padang pasir lain yang menghalanginya. Ustadz muda itu terjebak di tengah-tengah tanpa bisa berbuat sesuatu.

    Akhirnya, ustadz muda itu menjerit keras karena ketakutan. Begitu mendengar teriakan dari luar, Syaikh Abul Khair segera turun keluar meninggalkan majelisnya. Ia menatap kedua ekor singa padang pasir yang buas itu dan berkata kepada singa-singa itu: “Wahai singa, bukankah sudah aku bilang padamu jangan pernah kalian mengganggu para tamuku.” Sungguh ajaib, kedua singa yang semula terlihat buas itu lalu duduk bersimpuh di hadapan Syaikh Abul Khair.

    Sang sufi Abul Khair lalu mengelus-elus telinga kedua singa itu dan menyuruhnya pergi. Setelah kedua hewan buas itu benar-benar pergi, ustadz muda itu merasa keheranan. “Bagaimana Anda dapat menaklukkan singa-singa yang begitu liar itu?” tanya ustadz muda.

    “Anak muda, selama ini aku sibuk memperhatikan urusan hatiku. Bertahun-tahun aku berusaha menata hati hingga aku tidak sempat berprasangka buruk kepada orang lain. Untuk kesibukanku menaklukkan hatiku ini, Allah SWT telah menaklukkan seluruh alam semesta kepadaku. Semua binatang buas di sini termasuk singa padang pasir yang buas itu, semua tunduk kepadaku,” jelas Abul Khair.

    Ustadz muda itu hanya terdiam dengan penuh rasa malu. Namun, di sisi lain ia begitu mengagumi karomah yang dimiliki oleh Syaikh Abul Khair. “Engkau tahu kekuranganmu, wahai anak muda?” kata Abul Khair. “Tidak wahai guru,” jawab sufi muda itu.

    “Selama ini engkau sibuk memperhatikan hal-hal lahiriah hingga nyaris lupa memperhatikan hatimu, karena itu engkau takut kepada seluruh alam semesta,” jelas Abul Khair. Ustadz muda itu akhirnya mengurungkan niatnya untuk pergi. Dia menetapkan hatinya untuk menjadi murid Syaikh Abul Khair.

  37. Arman Heriansah October 13, 2018 at 9:23 am

    Ketika pemimpin salah maka harus di ingat kn.bukan kah manusia tidak ada yg sempurna

  38. Aduy Cadelo October 13, 2018 at 9:23 am

    Miris…

  39. rinal chaniago October 13, 2018 at 9:23 am

    Nabi besar Muhammad Solah alihi wa salam..

    alfateka..

    eett daah..?????

  40. sael alvarendra October 13, 2018 at 9:23 am

    Kebanyakan baca teks si bapak. Nanti yg disalahin sekretaris deh

  41. gimbal Pt October 13, 2018 at 9:23 am

    dia abis makan pete blom minum jadi saat nyampe ke huruf h keselek jadi baca alpateka dah gtu aja. ane lanjut nyuci dulu blom kelar!!!

  42. Satria .M October 13, 2018 at 9:23 am

    Waduh
    Bagai mana solatnya waktu jdi imam di lombok
    Agama islam bukan buat mainan
    Jika pak jokowi udah di takdirkannjdi presiden tetap jdi presiden

  43. ardi milanisti October 13, 2018 at 9:23 am

    Terlihat jelas presiden gk punya ilmu, cuma mengandalkan elektabilitas. inilah calon presiden walah, inilah pemimpin ogah mukanya terlihat culun dan baik tapi lihat setelah memimpin terlihat jelas sipat asli

  44. Riko Adik October 13, 2018 at 9:23 am

    Ini hanya menurut saya,
    Kebetulan bapak ini adalah orang jawa tulen,yg mana setahu saya aksen/logat orang jawa dalam menyebut kata dalam bahasa arab memang begitu,saya sendiri juga orang jawa,di ajari mbah saya,mbah buyut saya,logat mreka dalam menyebut al fateka,alkhamdulillah,gusti pangeran,,logat orang jawa memang begitu,,kalau dalam bacaan sholat barulah di ucapkan dengan benar,,jadi mohonlah jangan menghujat bapak dengan kata munafik atau kafir,,,diri kita juga ndak suci" amat ,lalu apa ya pantas kita menghina orang lain yg bahkan diri kita sendiri masih banyak kekurangan.

  45. Cahyo Suprianto October 13, 2018 at 9:23 am

    Islam nusantarakah yg seperti ini…. al-fatekah

  46. ana planiati October 13, 2018 at 9:23 am

    Googling berkali2 nggak ada tuh bahasa Arab fateka atau fatika. Cari di dictionary nya arabic juga nggak ada. Bahkan kalo Ane tulis al fateka, yg muncul adalah al fatihah.

    Jadi masalahnya dimana?

  47. Putri UTY October 13, 2018 at 9:23 am

    Ada yang denger gak sayyidina wahabibina ?? Bukannya sayyidina muhammad. Ckck

Leave a Reply